Cantiknya Muslimah



Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Tapi hanya di mata manusia.

Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita.

Namun Dia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.

Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Tapi cantik Dhohir tak akan pernah abadi. Saat ini kita boleh berbangga dengan kecantikan wajah ataupun bentuk tubuh. Namun beberapa waktu nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih, tubuh tak lagi tegap, membongkok dimakan usia, tak akan ada lagi yang boleh dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tiada manusia yang mau mendekat.

Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan?

Sesungguhnya kecantikan patut disyukuri dengan cara yang baik.

Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara mempamerkan gambar atau membandingkan rupa, sedangkan hakikatnya wajah itu bukan milik kita.

Tidakkah engkau risih bila banyak mata lelaki yang memandang setiap hari?

Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa kebenaran engkau sendiri yang memperlihatkan gambar.

Ataukah rasa malu itu telah punah musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebahagian dari keimanan.

Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang?

Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya?

Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji?

Tiada yang menjamin wahai ukhti.

Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tiada harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.

Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Kecantikan itu harta berharga bukan barang murah yang boleh dinikmati dengan mudah.

Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya dan kehormatan sebagai hamba Tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?

Saudariku, kamu cantik sekali….♥

Alangkah indah jika kecantikan Dhohir itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tiada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahayaNya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat sentiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.

Maka tampillah cantik di hadapan Penciptamu karena itu lebih berarti daripada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu. Tampillah cantik di hadapan suamimu, kerana itu adalah sebagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhaan Illahi.

Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, kerana itu lebih abadi

Sumber: Ketika Hatiku BerTasbih Memuji-Mu

semoga bermanfaat

0 komentar:

Posting Komentar