Filosofi Hidup



Seorang filsuf pernah berkata bahwa kehidupan layaknya siklus air.
Coba kita pikirkan, ia beralih dari tempat satu ke tempat lain, berusaha menyesuaikan diri dengan tempat yang ia singgahi, sampai pada akhirnya ia berhenti di satu titik jenuh. Satu tempat dimana perjalanannya harus terhenti, meski hanya sejenak. Hingga perlahan ia kembali berproses, berputar mengikuti siklus perputaran sesuai skenario Sang Pencipta, hingga takdir membawanya kembali di titik yang sama berulang kali.
Seperti halnya kehidupan. Tak selamanya kita berada di titik seperti sekarang. Kehidupan pun memiliki siklus layaknya air. Terkadang hidup membawa kita melewati pucak gunung yang tinggi dengan berbagai keindahan dan kenikmatan. Pun terkadang kita terhempas jatuh ke dasar lembah hingga terasa berat untuk melangkah dengan berbagai cobaan dan masalah. Sadarilah bahwa Tuhan hendak mengajarkan kita bahwa dalam hidup, kita tak selamanya berada di atas. 
Meraih puncak kenikmatan hidup bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi ada tanggung jawab besar yang harus kita emban. Akankah kita terlena akan kenikmatan dunia yang hanya sementara, hingga terlupa siapa yang telah membawa kita menuju titik itu? 
Sekedar mengingatkan bahwa semua yang kita miliki bersumber dari Allah, seperti dalam Firman-Nya,

"Dan nikmat apapun yang kalian dapatkan adalah datang dari Allah." (Q.S.An-Nahl :53)

Kewajiban manusia untuk mensyukuri nikmat Allah telah diisyaratkan dalam Al-Qur'an.
Beribu kenikmatan yang telah tertaman dalam kehidupan sudah selayaknya kita syukuri. Betapa indahnya ketika kita berhasil melewati semua dan berdiri kokoh di puncak. Namun ketika kita kembali terhempas dan terinjak ke dasar lembah, tidakkah kita sadar bahwa sejatinya Allah sedang menguji iman kita? 
Sahabatku, dunia bukan tujuan hidup. Kenikmatan yang ada padanya bukanlah tujuan diciptakan manusia, akan tetapi sebagai perantara untuk suatu tujuan yang mulia. Semangat beramal untuk tujuan hidup yang hakiki dan kekal.
Jangan pernah lelah dan putus asa dalam melewati siklus kehidupan, karena ia pasti akan berhenti di titik yang tepat sesuai kehendak-Nya.  

Semoga bermanfaat^^

0 komentar:

Posting Komentar